Rabu, 23 Januari 2013

I'M Back

Setelah menerimah bisikan yang entah dari mana asalnya, dia berbisik sendu "ngebloglah...ngebloglah" bisikan itu terus berulang beberapa hari yang lalu. Aku berusaha untuk mengabaikannya, tetapi bisikan itu semakin hari semakin kuat dan aku pun tak sanggup lagi bertahan. Maka ku putuskan untuk mebuka blog yg telah lama kutinggalkan.

Betapa kagetnya aku saat pertama kali membuka blogku itu, kasian sakali dia, kondisinya sangat tidak terawat, yang harus dilakukan pertama kali adalah pembenahan disana-sini. Sentak aku merasa bersalah padanya, kondisinya yang usang, penuh dengan sarang laba-laba, debunya pun sangat tebal. Maaf aku blogku aku telalu lama mangabaikanmu. Aku janji aku tak akan lagi melakukan itu, percayalah.

Senin, 23 Juli 2012

Entahlah


Saat berjalan di pinggiran tabir gelap kehampaan
Aku bertanya pada sbuah impian yang tak lagi bersinar
Kehidupan ini seakan sebuah matamorgana yang tak ada habisnya
Tidak ada lgi realitas yang tersingkap di dalamnya, yang ada hanya bayang
Ilusi itupun terus datang dan datang menggoda dengan mesranya
Kemana lagi kenyataan kan kucari…
Aku masih disini. Ditempat dulu aku menunggumu…
Masih hangat rayumu…masih berbekas belaiyanmu…ya masih kurasa..
Kemana perginyan kenyataan…
Dunia kini tanpak asing tuk ditapaki..yang ada hanya kebisuan..
Ya kebisuan..

Mengumpat


Aku tidak tahu knp aku terlalu mementingkan perasaanku dari pada impianku…
Disaat semua orang terus berjuang menggapai impiannya, jutsru aku larut dengan perasaanku…
Setiap hari kuhabiskan hanya tuk berhayal….ya berhayal tentangmu…
aku juga tidak mengerti ada apa denganku….ada apa dengan mu….
yang aku mungerti hanyalah, dengan berhayal aku bisa memiikimu seutuhnya….
Aku takut dengan kenyataan….aku selalu ingin ditempat ini…ya dihayalanku….
Aneh….memang aneh….
Kadang kala aku memaki kehidupan…..mengumpatnya…..mencacinya….ya kadang kala…
Aku sering bertanya pada diriku….knp tak sedetikpun waktuku kuhabiskan tanpa memikirkanmu…..

Kamis, 20 Januari 2011

Tentang Dia dan Kekosonganku

keheningan yang terasingkan begitu terkuak
kemana ketenangan….?
kemana bayang yang dulu menyiksa….?
kemana nafas yang dulu berembus sendu…..?
keheningan memcekam menelusuk jauh ke dalam tulangku
hingga ronamu kian terhapus retak tak terkulai
yang ada hanya dia dan kekosonganku…